Pandawa FM (Tanjungpinang),- Harga lahan sudah di atas Rp 120 ribu hingga jutaan rupiah per meter di kawasan Kota Tanjungpinang. Harga ini dinilai tidak cocok, untuk membangun rumah subsidi bagi masyarakat golongan bawah. “Kami sudah tidak sanggup membeli harga lahan di atas Rp 120 ribu apalagi ada yang sampai jutaan rupiah per meter,” kata Ketua Ketua Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kepri Yasinul Arif Kamis (29/1) ssat di temui di ruang kerjanya, Jalan Pemuda, Tanjungpinang. Idealnya, untuk membangun rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) alias rumah subsidi, harga lahannya di bawah Rp 120 ribu per meter. Lahan dengan harga di bawah itu berada di daerah perbatasan Kabupaten Bintan dengan Kota Tanjungpinang, serta di Kijang.
Featured
