Pandawa FM, ( Jakarta ) - Anggota Komisi IV DPR, Firman Soebagyo mengatakan, petani dan nelayan kecewa atas kebijakan pemerintah yang belum berpihak kepada rakyat. Di antaranya adalah kebijakan pemerintah mengimpor beras dari Vietnam dan Thailand. 

Firman dalam siaran persnya yang diterima, Kamis 12 November 2015 menyampaikan, Petani Jawa Tengah kecewa atas kebijakan pemerintah yang tetap akan melakukan impor beras dari Thailand dan Vietnam, hal ini semakin mengecewakan masyarakat. khususnya petani Jawa Tengah karena pemerintah tidak konsisten terhadap pernyataannya bahwa Indonesia tidak akan impor beras.

Dia mengungkapkan, fakta menunjukan stok beras nasional masih mencukupi sebesar 1,4 juta ton sesuai jawaban Kementerian Pertanian.

Firman mengatakan, Saya konfirmasi tadi malam dan sekarang wilayah Lampung disampaikan bahwa sudah mulai panen dan data BPS (Badan Pusat Statistik) bahwa beras nasional masih cukup dapat dipertanggung jawabakan.

Dia mengaku bingung, jika ada pihak yang menyatakan bahwa data BPS tidak dapat dipertanggung jawabkan dan tidak dapat dipercaya, maka kepada data siapa lagi harus percaya.

mantan Wakil Ketua Komisi IV dari Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, Apakah kita harus percaya kepada data mafia impor beras? Oleh karena itu Kemendag harus membuat kebijakan yang pro-petani.

"Kenapa terkesan ada pihak-pihak yang ngotot impor, ada kepentingan apa? jangan-jangan yang ngotot impor adalah bagian dari mafia importir beras," tutup Firman. 

 

Sumber: BatamToday. Com

 

 

PANDAWA FM

TERFAVORIT


TERBAIK DI TANJUNGPINANG